1- Our Lord! Accept (this service) from us: For Thou art the All-Hearing, the All-knowing [2:127] Rabbana taqabbal minna innaka antas Sameeaul Aleem 2-Our Lord!Make of us Muslims, bowing to Thy (Will), and of our progeny a people Muslim, bowing to Thy (will); and show us our place for the celebration of (due) rites; and turn unto us (in Mercy); for Thou art the Oft-Returning, Most Merciful.
Mengimani bahwa ada diantara laki-laki dari kalangan manusia Allah Ta'ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluk-Nya. Akan tetapi mereka semua tetaplah manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat ketuhanan, karenanya penyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata.
Surat yang memiliki arti kelapangan terdiri dari 8 ayat. Nama Al-Insyirah bukan tanpa alasan. Seperti yang dijelaskan dalam buku Al-Qur’an Hadis Madrasah Ibtidaiyah Kelas VI karya Fida’ Abdilah dan Yusak Burhanudin (2021:100) , sebab turunnya Surat Al-Insyirah berkaitan dengan dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah.
Sekilas Tentang Surat. Surat ke-6 al-An’am, artinya Hewan Ternak, lengkap ayat 1-165. Di dalamnya berisikan takrir (penetapan) akidah (keyakinan) tauhid, yakni mengesakan Allah semata dalam ibadah dengan penjelasan-penjelasan ‘aqliyyah. Surat ini juga membantah akidah-akidah yang bersifat syirik.Berikut ini 40 Ayat Al-Qur'an yang di awali dengan رَبَّنَا (Rabbana) yang artinya Ya Tuhan Kami. رَبَّنَا merupakan do'a yang dapat di amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, permohonan Do'a kepada Allah Subhanahu wata'ala yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah subhanahu wata'ala Maha Mengabulkan. 1.
Arti kalimat Innallaha ma'ashobirin: Innalaha ma'asshobirin merupakan kalimat yang berasal dari Bahasa Arab. إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ. Dalam Bahasa Arab. Arti Innallaha ma'ashobirin adalah “Sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang sabar". Asmaul Husna adalah nama-nama baik Allah. Berikut 99 Asmaul Husna dalam Bahasa Arab, Latin, dan artinya, disertai dalil serta manfaat mengimaninya. Perlu diketahui bahwa tulisan latin innalillahi wainna ilaihirojiun belum sepenuhnya mampu mewakili tulisan Arab yang seharusnya. Sebab, masih ada yang mengucapkan kalimat istirja ini dengan tulisan inna lillahi wainna lillahi roji’un. Kata ‘lillahi’ yang terdapat pada penggalan kalimat itu seharusnya diganti dengan kata ‘ilaihi Artinya: Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah.